Retur Penjualan

Retur Penjualan

Retur Penjualan merupakan fitur yang terdapat pada Zahir Accounting versi 6 yang digunakan untuk mencatat retur penjualan yang dilakukan oleh pelanggan. 

Berikut ini langkah-langkah untuk membuat pengiriman barang pada Zahir Accounting Versi 6:

 

Tahap I: Masuk Menu Input Retur Penjualan

Pada Zahir Accounting Versi 6, ada dua cara untuk masuk ke menu input retur penjualan, yaitu langsung dari tampilan awal menu penjualan atau dari daftar retur penjualan. Untuk cara pertama, saat kita mengarahkan cursor ke kotak retur penjulan, maka akan muncul tiga buah tombol, yaitu tombol  untuk mencatat retur penjualan, tombol  untuk melihat daftar retur penjualan yang sudah dibuat, serta tombol  untuk melihat petunjuk penginputan retur penjualan. Tekan tombol  untuk masuk ke menu input retur penjualan.

Gambar 1. Masuk menu input retur penjualan cara pertama.

 

Untuk cara kedua, pada saat kita sedang berada di tampilan daftar retur penjualan (yaitu setelah sebelumnya menekan kotak retur penjualan, atau menekan tombol  dari kotak retur penjualan) maka kita dapat langsung masuk ke menu input retur penjualan dengan menekan tombol  dari daftar tersebut tanpa harus kembali ke menu utama penjualan kembali.

Gambar 2. Masuk menu input retur penjualan cara kedua.

 

Tahap II: Isi Formulir Yang Telah Disediakan Sesuai Kebutuhan

Isi data-data yang diperlukan sesuai dengan petunjuk berikut ini:

Gambar 3. Formulir retur penjualan barang.

 Bagian ini wajib diisi, jika bagian ini tidak diisi maka transaksi tidak dapat di rekam

 Bagian ini dapat diisi ataupun tidak sesuai dengan kebutuhan

Keterangan:

  1. Nama Pelanggan
    Pilih data pelanggan dengan menekan tombolatau meletakan kursor ke kotak isian nama pelanggan dan menekan salah satu tombol pada papan ketik atau dengan mendobleklik kotak isian tersebut.

  2. Nomor Referensi
    Nomor referensi retur penjualan akan otomatis terisi sesuai dengan nomor urut terakhir, kita bisa menggunakan nomor tersebut sebagai nomor referensi pengiriman barang yang bersangkutan atau apabila kita memiliki nomor referensi transaksi sendiri, kita bisa menggantinya sesuai dengan kebutuhan. Nomor referensi tidak boleh kosong.

  3. Tanggal
    Setelan awal tanggal transaksi mengacu ke tanggal hari ini dari sistem operasi yang digunakan, ganti tanggalnya sesuai dengan kebutuhan.

  4. Gudang
    Setelan awal gudang mengacu ke gudang Head Quarter, jika memiliki modul multi warehouse, kita dapat memilih gudang dari transaksi yang bersangkutan dengan menekan tombol sesuai dengan kebutuhan.

  5. Keterangan
    Keterangan akan otomatis terisi retur penjualan, nama pelanggan yang bersangkutan, kita dapat menggantinya sesuai kebutuhan.

  6. Proyek
    Jika memiliki modul proyek, kita dapat memilih proyek dari transaksi yang bersangkutan dengan menekan tombol sesuai dengan kebutuhan.

  7. Departemen
    Setelan awal departemen mengacu ke departemen Head Quarter, jika memiliki modul departemen, kita dapat memilih departemen dari transaksi yang bersangkutan dengan menekan tombol sesuai dengan kebutuhan.
  8. Mata Uang
    Mata uang akan terisi sesuai dengan mata uang pelanggan yang bersangkutan, jika pelanggan yang bersangkutan menggunakan mata uang asing, maka kita dapat menentukan nilai kurs dari transaksi yang bersangkutan sesuai dengan kebutuhan.

  9. Jasa
    Kotak jasa hanya muncul apabila Zahir yang digunakan memiliki modul barang dan juga modul jasa. Pemberian tanda pada kotak jasa hanya dilakukan apabila order penjualan yang bersangkutan tidak melibatkan barang persediaan sehingga pada pilihan item transaksi (poin 12) yang muncul adalah kode akun (bukan kode barang).
  10. Tunai
    Beri tanda pada kotak tunai apabila transaksi yang bersangkutan merupakan retur penjualan tunai, jika transaksi yang bersangkutan merupakan  retur penjualan kredit, maka jangan beri tanda pada kotak tunai sebab jika kotak tersebut diberi tanda maka kartu piutang tidak akan terbarui.
  11. Tanda  (Beralih)
    Tanda  merupakan tombol untuk mengalihkan kolom terakhir dari item transaksi (poin nomor 18) menjadi departemen atau proyek.
  12. Kode Barang
    Pilih kode barang dengan meletakan kursor ke kotak isian kode barang dan menekan salah satu tombol pada papan ketik atau dengan mendobleklik kotak isian tersebut. Kode barang tidak boleh kosong.
  13. Jumlah
    Isi jumlah barang sesuai dengan kebutuhan. Jumlah barang tidak boleh kosong.
  14. Satuan
    Setelan awal satuan mengacu sesuai dengan satuan dasar barang yang dipilih. Jika memiliki modul multi satuan, kita dapat memilih satuan turunan dari satuan dasar yang bersangkutan.
  15. Harga
    Isi harga sesuai dengan kebutuhan. Harga tidak boleh kosong. Jika harga lebih rendah dari harga pokok, program akan memberi peringatan bahwa harga jual dibawah harga pokok.
  16. Diskon
    Diskon dapat diisi dalam nilai pesentase diskon dari item barang yang bersangkutan sesuai dengan kebutuhan.
  17. Pajak
    Jika item transaksi yang bersangkutan dikenai pajak, pilih pajak dari item transaksi yang bersangkutan dengan meletakan kursor ke kotak isian pajak dan menekan salah satu tombol pada keyboard atau dengan mendouble klik kotak isian tersebut.
  18. Proyek / Departemen
    Jika proyek / departemen pada kepala transaksi diisi (poin 6 dan 7), maka proyek / departemen pada item transaksi akan terisi secara otomatis mengacu sesuai dengan proyek / departemen yang dipilih pada kepala transaksi. Kita dapat merubahnya sesuai dengan kebutuhan. Tekan tanda  (pada poin 9) untuk beralih dari kolom proyek ke departemen atau sebaliknya.
  19. Biaya-biaya lain
    Tab biaya-biaya lain hanya dapat dimunculkan apabila Zahir yang digunakan memiliki modul multi biaya kirim. Kita dapat memilih lebih dari satu biaya pada tab multi pajak ini.
  20. Multi Pajak
    Tab multi pajak hanya dapat dimunculkan apabila Zahir yang digunakan memiliki modul multi pajak. Kita dapat memilih lebih dari satu pajak pada tab multi pajak ini.
  21. Multi Diskon
    Tab multi diskon hanya dapat dimunculkan apabila Zahir yang digunakan memiliki modul multi diskon. Kita dapat menerapkan diskon bertingkat dalam transaksi dengan tab multi diskon ini.
  22. Informasi Pengiriman
    Tab status pengiriman hanya dapat dimunculkan apabila Zahir yang digunakan memiliki modul Delivery Notes. Kita dapat menambahkan catatan atas pengiriman barang yang bersangkutan mengenai nomor paket pengiriman, dimensi paket, berat kotor, berat bersih, jumlah dan bentuk paket serta informasi lainnnya menyangkut pengiriman barang yang bersangkutan. Informasi pengiriman ini hanya bersifat administratif saja.
  23. Status Pengiriman
    Tab status pengiriman hanya dapat dimunculkan apabila Zahir yang digunakan memiliki modul Delivery Status. Kita dapat menambahkan catatan mengenai kondisi barang yang dikirim untuk masing-masing item barang yang dikirim pada tab status pengiriman ini. Status pengiriman ini hanya bersifat administratif saja.
  24. Salesman
    Pilih nama salesman sesuai dengan kebutuhan.
  25. Credit Debit Memo
    Jika transaksi retur yang bersangkutan merupakan retur penjualan kredit, maka kita bisa memilih data piutang mana yang nilainya ingin dikurangi oleh retur tersebut.
  26. Hapus baris
    Tombol  hanya ditekan jika kita ingin menghapus salah satu baris dari item transaksi yang bersangkutan. Kita juga bisa menghapus baris dari item yang bersangkutan dengan mengklik kanan > Hapus Item pada baris item yang bersangkutan.
  27. Transaksi Berulang
    Tombol  digunakan untuk merekam transaksi yang bersangkutan agar apabila ada transaksi yang rinciannya sama, kita cukup menekan tombol  untuk memilih transaksi yang sama sehingga seluruh item transaksi akan terisi secara otomatis sesuai dengan transaksi yang direkam ulang.
  28. Stock List
    Tombol  digunakan agar pada saat input transaksi daftar barang terus terbuka sehingga kita dapat langsung memilihnya sesuai kebutuhan.
  29. Nilai Transaksi
    Nilai transaksi akan terisi secara otomatis.
  30. Cetak
    Beri tanda  pada kotak cetak jika kita ingin langsung mencetak bukti transaksi yang bersangkutan ketika transaksi yang bersangkutan di rekam.
  31. Proses
    Tombol  digunakan untuk membatalkan transaksi yang sedang diinput.
    Tombol  digunakan untuk merekam transaksi yang sedang diinput sebagai draft sehingga belum memperbarui stok persediaan (jika transaksi yang bersangkutan merupakan retur penjualan barang), belum memperbarui piutang (jika transaksi yang bersangkutan merupakan retur penjualan kredit) serta belum terbentuk jurnal akuntansi.
    Tekan tombol  untuk merekam transaksi yang bersangkutan.

 

Tahap III: Cetak Bukti Transaksi

Apabila kita memberi tanda  pada kotak cetak saat input transaksi, maka setelah kita menekan tombol  akan muncul pilihan bukti transaksi yang akan di cetak. Pilih bukti transaksi yang mana yang akan di cetak atau kita juga bisa mendesainnya kembali dengan menekan tombol Desain.

Gambar 4. Pilihan cetak bukti transaksi

 

Tahap IV: Daftar Transaksi Retur Penjualan

Kita dapat melakukan berbagai tindakan dari retur penjualan yang sudah kita buat dari daftar retur penjualan. Untuk masuk ke daftar retur penjulan, kita dapat menekan tombol  pada kotak retur penjualan atau bisa juga dengan menekan kotak retur penjualan tersebut.

Gambar 5. Masuk daftar retur penjualan

 

Berikut ini daftar transaksi retur penjualan yang dimaksud:

Gambar 6. Daftar retur penjualan

Keterangan:

  1. Kepala Judul
    Kita dapat mengurutkan daftar transaksi yang muncul dengan mengklik kepala judul dari kolom yang ingin kita urutkan.

  2. Kotak Pencarian
    Kita dapat melakukan pencarian dengan mengisi sebagian karakter (huruf atau angka) dari nomor referensi atau nama pelanggan yang ingin kita cari pada kotak  sehingga item yang muncul pada daftar hanya transaksi yang mengandung karakter yang kita ketik tersebut.

  3. Opsi data
    Tombol  digunakan untuk merubah tampilan kolom pelanggan menjadi kolom proyek dan sebaliknya.
    Tombol  digunakan untuk menghilangkan tampilan grafik atau memunculkan tampilan grafik.
    Tombol  digunakan untuk melihat nilai dalam mata uang sebenarnya atau dalam mata uang dasar.
    Tombol  digunakan untuk memperbarui daftar retur penjualan.
    Tombol  digunakan untuk menyaring daftar retur penjualan mengenai kelompok pelanggan mana yang akan dimunculkan dalam daftar atau transaksi retur penjualan dari tanggal berapa sampai tanggal berapa yang akan dimunculkan dalam daftar.

  4. Tanda  (Centang)
    Tanda  menandakan bahwa transaksi retur penjualan yang bersangkutan telah diposting (telah dibukukan, tidak direkam sebagai draft) sehingga telah memperbarui stok persediaan dan telah terbentuk jurnal akuntansi.
  5. Opsi Grafik
    Tombol  digunakan untuk menampilkan grafik termasuk retur penjualan yang belum diposting atau hanya menampilkan retur pejualan yang sudah diposting saja.
    Tombol  digunakan untuk menampilkan grafik retur penjualan berdasarkan tanggal atau berdasarkan pelanggan atau berdasarkan salesman.
    Tombol  digunakan untuk memperbesar tampilan grafik ke ukuran maksimal atau mengembalikannya ke ukuran semula.

  6. Tindakan
    Tombol  digunakan untuk masuk kembali ke menu input retur penjualan, sama seperti tombol  pada tampilan awal menu penjualan.
    Tombol  digunakan untuk menghapus retur penjualan yang kita pilih, sama seperti dengan mengklik kanan > Hapus pada baris retur penjualan yang bersangkutan.
    Tombol  digunakan untuk membatalkan posting transaksi retur penjualan yang kita pilih, sama seperti dengan mengklik kanan > Unpost pada baris retur penjualan yang bersangkutan.

  7. Review
    Tombol  digunakan untuk melihat kembali perincian penginputan retur penjualan yang kita pilih, sama seperti dengan mengklik kanan > Perincian pada baris retur penjualan yang bersangkutan.
    Tombol  digunakan untuk mencetak retur penjualan yang kita pilih, sama seperti dengan mengklik kanan > Cetak pada baris retur penjualan yang bersangkutan.
    Tombol  digunakan untuk menutup tampilan daftar retur penjualan.

 

Tahap V: Laporan Yang Terbarui

Berikut ini jurnal yang terbentuk dari transaksi retur penjualan yang bersangkutan yang akan memperbarui nilai masing-masing akun pada laporan keuangan.


Gambar 7. Jurnal yang terbentuk.

  Bagian ini merupakan transaksi retur penjualan yang bersangkutan

 

Berikut ini piutang yang terbarui dari transaksi retur penjualan yang bersangkutan:


Gambar 8. Piutang yang terbarui.

  Bagian ini merupakan transaksi retur penjualan yang bersangkutan

 

Berikut ini laporan Kartu Stok yang terbarui dari transaksi retur penjualan yang bersangkutan:

Gambar 9. Kartu stok yang terbarui.

  Bagian ini merupakan transaksi retur penjualan yang bersangkutan

Demikian panduan dasar penginputan pengiriman barang pada Zahir Accounting Versi 6 yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.


    • Related Articles

    • Cara Input Transaksi Retur Penjualan - Zahir Online

      Input Transaksi Retur Penjualan Transaksi retur penjualan di gunakan untuk membuat / mencatat transaksi pengembalian barang dari pelanggan. pada transaksi ini akan menyebabkan pengurangan piutang usaha atau pengeluaran dana tunai dan penambahan ...
    • Retur Penjualan Tanpa Mengisi Debit Credit Memo

      Fasilitas retur terdiri retur pembelian dan retur penjualan, dengan adanya fasilitas ini anda dapat mencatat pengembalian (retur) dari transaksi pembelian atau penjualan baik barang maupun jasa yang disebabkan karena barang yang dikirim atau diterima ...
    • Retur Pembelian Tanpa Mengisi Debit Credit Memo

      Fasilitas retur terdiri retur pembelian dan retur penjualan, dengan adanya fasilitas ini anda dapat mencatat pengembalian (retur) dari transaksi pembelian atau penjualan baik barang maupun jasa yang disebabkan karena barang yang dikirim atau diterima ...
    • Cara Melakukan Pengembalian (Retur) Uang Muka Penjualan

      Uang muka dapat diartikan sebagai pembayaran awal yang bertujuan sebagai tanda jadi atas transaksi jual beli. Pada program zahir accounting, sudah terdapat fasilitas untuk menginput transaksi uang muka pembelian dan penjualan serta laporan khusus ...
    • Retur Barang Konsinyasi

      Retur Barang Konsinyasi : Fasilitas ini digunakan untuk mengembalikan barang konsinyasi akibat kerusakan atas kondisi barang tersebut, atau mengembalikan karena barang tidak laku terjual. Langkah-Langkah Melakukan Retur Barang Konsinyasi : # Memulai ...